Mengikuti nafas untuk berjalan dengan pikir. Melangkah dengan jari dan ikut menari. Memberikan goresan tinta memutar wajahmu. Memberikan rona indah di kehidupanmu. Ceritakan tentang awan. Bersenandung dengan hujan. Kehidupan mengalir berbutar. Silih berganti dan akan segera sadar. Kepadamu kita berjalan dengan rutenya. Jalan yang tertulis dengan sengaja. Ku biarkan jari ini tetap berjalan. Diatas mulai berputar dan mengolah angan.
Selasa, 11 Juni 2013
Belajar Blog
Tulisan menggunakan Verdana, ukuran 3, berwarna biru.
Tulisan paragraf
Minggu, 09 Juni 2013
HUJAN
hujan kau tak berhenti
memandangiku sampai malam hingga pagi
aku malu melihatmu
terasa dingin berselimut, tetap kau memandangku
tak biarkan awan biru hadir kembali
kau tutup dengan rintikan air dari langit ini
kau biarkan lapar ini menggerutu
menyiksa diri usus semakin berkerut sampai ke ulu
kau membuat mereka tertawa
siapa melihatmu terasa basah dingin karana
hujan,
ketika kau kecil tak basah ini karenamu
kau beranjak membuat tersenyum simpul memandangmu
jika kau bersama sang mentari
kan hadir dirimu dengannya pelangi
ketika kau beranjak dewasa
dirimu bisa tak terkenali oleh mata
jika kau diam menganyutkan
jika kau mengamuk kau luluh lantahkan
tapi kini kau tak diam
kau juga tak mengamuk legam
dan biarkan kau bersama burung itu
biar bahagia tanpa awanbiru
tapi senang burung itu dengan hujan
D'Santoso Day By Rain