hujan kau tak berhenti
memandangiku sampai malam hingga pagi
aku malu melihatmu
terasa dingin berselimut, tetap kau memandangku
tak biarkan awan biru hadir kembali
kau tutup dengan rintikan air dari langit ini
kau biarkan lapar ini menggerutu
menyiksa diri usus semakin berkerut sampai ke ulu
kau membuat mereka tertawa
siapa melihatmu terasa basah dingin karana
hujan,
ketika kau kecil tak basah ini karenamu
kau beranjak membuat tersenyum simpul memandangmu
jika kau bersama sang mentari
kan hadir dirimu dengannya pelangi
ketika kau beranjak dewasa
dirimu bisa tak terkenali oleh mata
jika kau diam menganyutkan
jika kau mengamuk kau luluh lantahkan
tapi kini kau tak diam
kau juga tak mengamuk legam
dan biarkan kau bersama burung itu
biar bahagia tanpa awanbiru
tapi senang burung itu dengan hujan
D'Santoso Day By Rain
Tidak ada komentar:
Posting Komentar