Minggu, 09 Agustus 2015

Aku mau Kamu tahu

Sayang yang bagaimana yang di inginkan
Perhatian macam apa yang dirharapkan
Pagi bertubi diberikan tanpa jengkal
Malam terjaga untuk sebuah penantian
Pengorbanan tak henti untuk impian
Tak perhatikan diri hingga kering
Kuceritakan diakhir sore ini
Badan tak senang membuat iri
Tak berikan kesempatan mata terpejam
Wajah diam merah padam
Dan amarah memuncak sampai di maki
Hilang akal sekian waktu
Dan tertinggal sejenak apa yang ada di benakmu
Ini perjalanan
Segudang impian tertulis nyata di depan
Pikiran menggunung sampai bingung
Ingin diungkapkan tak cukup dan bersambung
Lalu apa yang dilakukan tangan untuk melambai
Apa yang dilakukan kaki untuk melangkah
Dan ....
Abaikan semua ketika lelah
Karena semua telah kembali ke arah
Ingatkan pikirmu kepada Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar