Bertahan di pagar garis senja
Tergolek lemas raga tanpa nyawa
Rambut putih wajah tanpa getih
Tertatih sebelum melayang
Masih terdengar suara hingar bingar benda melayang
Wanita tua itu kini telah merana
Tak ada lagi di sampingnya sanak saudara
Betapa tersiksa di akhir hayat di pembaringan
Tak ada lagi tangis dan tangan meratap kehilangan
Teringat karung bawaanmu
Di sanding kemanapun pergi bersama tanganmu
Tak lelah meski sengat sengat matahari membuat gerah
Di pakunya semangat erat erat di raga
Tak dilepaskan meski raga berteriak tersiksa
Termakan usia wajah dan tubuh perkasa dulu
Terhapus semua setelah sekarang layu
Tak dihiraukan dunia lagi
Tertinggal sisa sisa masa jaya lagi
Dia orang tuamu
Yang kau tinggalkan ketika tah butuhmu
Kau cari kau tindas
Kau tendang kau gilas
Kini raganya telah layu di ujung senja
Sementara kau tak ada pula disampingnya
Mereka wanita terkuatmu
Memberikan semangat tanpa henti pada mu
Tak seperti kau sekarang
Habis manis sepah dibuang
Maka rasakan nanti di tuamu
Di sisa masa di ujung ubun ubunmu
Maaf kan kami ibu
Maafkan kami ...
Keren mas
BalasHapusTerima kasih ...
BalasHapus